1. Angklung Dogdog Lojor. Nama alat musik tradisional ini berasal dari dua kata dalam bahasa Sunda, yakni dogdog dan lojor. Dogdog adalah nama alat musik yang bila dipukul menimbulkan bunyi "dog dog", sedangkan kata lojor dalam bahasa Sunda Banten artinya panjang. Pada masa lampau, kesenian ini adalah alat perlengkapan upacara adat, seperti
Hulahula/Mora adalah pihak keluarga dari istri. Hula-hula ini menempati posisi yang paling dihormati dalam pergaulan dan adat-istiadat Batak (semua sub-suku Batak) sehingga kepada semua orang Batak dipesankan harus hormat kepada Hulahula (Somba marhula-hula). [butuh rujukan]
2. Zaman Purba (kontak Hindu â Budha, 130 -1700 M) Disebut zaman klasik karena banyak menyumbangkan kebudayaan Hindu â Budha klasik. Adanya kesenian, sistem kerajaan, adat istiadat dan kepercayaan baru. 1 (Warnaen et.al, 1987 : 1) LAPORAN TUGAS AKHIR TAMAN BUDAYA SUNDA RIZKY SUCI AMMALIA/17303036 15 3. Zaman Madya (kontak dengan islam abad
Jawa Barat (Priangan, Sunda, Jakarta, Banten). Masyarakat Hukum Adat Sebelum kita mempelajari suatu sistem hukum tertentu, perlu kita ketahui terlebih dahulu susunan (struktur) masyarakat yang mempunyai hukum itu, karena bentuk dan system hokum yang berlaku itu merupakan pencerminan dari masyarakat yang menetapkan hukum tersebut.
Penelitian berjudul âDeskripsi Pertunjukan Tari Merak Pada Upacara Perkawinan Adat Masyarakat Sunda di Kota Medanâ. Penelitian ini membahas tentang bagaimana deskripsi tari merak dalam upacara perkawinan masyarakat sunda di Kota Medan. Bagaimana pola gerak tari dan maknanya, musik pengiring tarian, alat musik yang digunakan, kostum penari
Mengutip Bridestory, berikut adalah prosesi pernikahan adat Sunda yang perlu kamu ketahui. 1. Neundeun Omong. Kalau diartikan ke dalam bahasa Indonesia, Neundeun Omong artinya menaruh omongan. Maksudnya, keluarga pihak laki-laki datang ke pihak perempuan untuk âmenaruh omonganâ kalau si pria ingin menikahi si perempuan.
nf0XU.
deskripsi adat istiadat keluarga sunda